
Bismillah...
3 menit menuju hari esok.. tepat pukul 23.57 saat itu..
Rindu..
Sudah beberapa pekan bahkan bulan aku merasa sendiri..
Sibuk dengan kegiatanku dan bergelut dalam duniaku
ku sisihkan waktu untukMu -sesaat- betapa bodohnya aku!
Bukankan seharusnya hariku milikMu?
Bukankah seharusnya aku tidak menyisihkan waktuku untukMU, melainkan memberikan seluruh cinta dan hidupku hanya untukMu?
betapa bodohnya aku..
Kemelut itu kembali datang, disambut badai gundah dalam hatiku, lagi-lagi aku salah..
aku menduakanMu.. Maha Suci Engkau, Engkau masih mengingatkanku.. bahkan menutup aibku..
Malu..
Aku datang padaMu dengan setumpuk masalah -tinggi menjulang- dan sudah pasti, aku merasa tak sanggup memecahkannya..
padahal kunci itu telah Kau simpan tepat dihadapanku, entah kenapa, aku tak menyadarinya sedikitpun.. tertutupkah hatiku??
betapa lancangnya aku.. menghampiriMu saat aku merasa sedih, tapi tidak di saat gembira..
Peluk..
lagi-lagi.. untuk kesekian kalinya..
Kau sama sekali tidak bosan mendengarkanku, keluh kesah, masalah, dan bahagia tapi tak pernah sedikitpun Kau menolak mendengar ceritaku, cerita yang sebagian besar adalah keluhan dan keluhan..
Sedikitpun Kau tidak menjauh, Kau tidak berpaling, Kau tidak memotong critaku..
Kau malah tawarkan pelukMu..
Rabb,, aku hanya hambamu yang kecil -tak berdaya- bahkan menjijikkan jika Kau membuka aibku..
Rabb jangan kau tutup hati ini, karena hanya dengan hati ini aku bisa mengenalmu, dan mencintaimu.. tegur aku, tegur aku dikala aku salah.. tolong.. jangan Kau biarkan aku menjauh dariMu..
Sungguh diri ini rindu saat-saat itu..
saat ku selalu menginginkanMu..
0 komentar:
Posting Komentar